Sifat distributif adalah salah satu dari sifat-sifat Operasi
istilah lain dari sifat distributif adalah penyebaran salah satu ciri khas dari
sifat distributif adalah adanya tanda kurung yang mewakili tanda operasi
perkalian contoh
2 (5 + 4)=
Tanda kurung tersebut wakil operasi perkalian sehingga
kalimat matematika di atas bisa kita hitung menjadi 2 x 5 + 2 x 4 = 10 + 8 = 18
Contoh lainnya yang melibatkan operasi aljabar
9 (2 x + 3)
Bila kita jabarkan menjadi 9 x 2x + 9 x 3 = 18 x + 27
Berikut ini adalah contoh-contoh dari bilangan bulat yang
melibatkan sifat distributif
5 (2 - 4 x)= 10 - 8 x
4 (2 x + 5y) = 8 x + 20 y
- 2(4 - 3 y) = - 8 + 6 y
Dalam pengerjaan yang melibatkan sifat distributif perlu
dipahami terlebih dahulu mengenai sifat-sifat Operasi perkalian dan pembagian
bilangan bulat yang melibatkan tanda positif dan negatif yang bisa dipelajari
di sini
Penerapan dari sifat distributif ada dua macam yaitu yang
pertama penjabaran atau penyebaran dimana kita menghitung operasi perkalian
dari kalimat matematika yang memiliki sifat distributif. Yang kedua yaitu
pemfaktoran dimana kita mencari faktor-faktor yang sama di sebuah kalimat
matematika kemudian kita ubah ke dalam bentuk distributif dasar
Contoh penerapan yang pertama bisa kita lihat dari soal-soal
yang ada di atas.
Selain itu 3 x (2 + 5 y) = 6 x + 15
Disini kalimat di sebelah kiri dijabarkan atau kita hitung
operasi perkalian nya
Sedangkan penerapan sifat distributif yang kedua contohnya
adalah
6 x + 15 =3 x (2 + 5 y)
Ya bahwa penerapan
sifat distributif yang kedua ternyata adalah kebalikannya dari penerapan sifat
distributif yang pertama contoh lainnya dari penerapan yang ke 2 atau lebih
kita kenal dengan pemfaktoran
20 x + 16 =
Untuk memfaktorkan kalimat diatas yang pertama kita lakukan
adalah mencari faktor yang sama dari suku-suku yang ada.
Pertama kita fokuskan ke angka yaitu 20 dan 16. Kita mencari
angka apa saja yang sama-sama merupakan faktor dari 20 dan 16. Atau kita mencari
angka apa saja yang sama-sama bisa 20 dan 16. Maka kita akan menemukan bahwa 20
dan 6 sama-sama bisa dibagi 2 dan 4.
Jika kita faktorkan dengan 2 maka 20 x + 16 = 2 (2 x + 8)
Sedangkan jika kita faktorkan dengan 4 maka 20 x + 16 = 4 (5 x + 4)
20 x + 16 baik ketika kita foto kandang 2 maupun dan 4
dua-duanya benar, hanya saja biasanya
Pemfaktoran yang diminta adalah pemfaktoran dengan faktor
terbesar yaitu dengan pembagi 4.
Jadi 20 x + 16 = jika kita faktorkan maka jawabannya adalah
4 (5 x + 4).
20 x + 16 = 4 (5 x +
4)
Pada contoh pemfaktoran diatas yang kita perhatikan hanya
angkanya saja karena kebetulan variabelnya tidak ada yang sama
Pada contoh lainnya kita tidak hanya harus memperhatikan
angkanya tapi juga harus memperhatikan apakah ada kesamaan pada variabelnya
contoh
15 x y + 10 y
Pada kalimat matematika diatas angka terbesar yang sama-sama
bisa membagi 15 dan 10 adalah 5, dan ada satu variabel yang sama-sama ada kedua
suku tersebut yaitu variabel y. Sehingga bilangan pembagi untuk memfaktorkan
kalimat matematika di atas adalah 5 y.
15 x y jika dibagi 5 y = 3x sedangkan jika 10 y dibagi 5 y =
2.
Sehingga pemfaktoran dari 15 x y + 10 y adalah 5y (3 x + 2)
Untuk mengecek pemahaman mengenai sifat distributif ini
silahkan kerjakan beberapa soal dibawah ini
Jabarkan kalimat matematika di bawah ini
2 (3 x - 5)
4 (5 + 8 x)
- 3(2 x + 6)
- 5 (3 X -4)
Faktorkan kalimat matematika di bawah ini
12 x + 8
9 xy + 12 y
20 x - 10 y
8 x - 16
Untuk mengecek jawabannya Anda bisa mengklik link berikut
ini BMS- Latihan soal sifat distributf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar